
Grafik 3.1 memperlihatkan bahwa kategori Sangat Baik mendominasi seluruh indikator kompetensi yang diukur. Indikator Etika memperoleh persentase penilaian Sangat Baik tertinggi sebesar 83,64%, diikuti oleh Kerja Sama Tim dan Pengembangan Diri yang masing-masing memperoleh 82,27%, serta Penggunaan Teknologi Informasi sebesar 81,82%. Sementara itu, indikator Kemampuan Berbahasa Asing memperoleh persentase Sangat Baik terendah, yaitu 60,00%, dan memiliki persentase penilaian Cukup tertinggi sebesar 8,64%. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa asing masih menjadi aspek yang perlu diprioritaskan dalam program peningkatan mutu, sedangkan aspek etika perlu terus dipertahankan sebagai keunggulan lulusan Program Studi Magister Ilmu Hukum.
Ringkasan Hasil:
1) Indikator dengan nilai Sangat Baik tertinggi: Etika (83,64%).
2) Indikator dengan nilai Sangat Baik terendah: Kemampuan Berbahasa Asing (60,00%).
3) Tidak terdapat penilaian Kurang pada seluruh indikator.
4) Secara umum, pengguna lulusan memberikan tingkat kepuasan yang sangat baik terhadap kompetensi lulusan Program Studi Magister Ilmu Hukum.

